Kau begitu lembut, namun kebaikanmu telah direnggut. Bagaimana mungkin seseorang tidak meneteskan air mata saat patah hati? Mengapa dunia ini begitu kejam? Biarlah kehidupan yang baik diselimuti kegelapan. Saya memiliki banyak pertanyaan di benak saya. Mengapa orang baik harus menderita? Air mata terus mengalir memohon keadilan. Aku menangis sepanjang malam tapi tetap tidak mendapatkan jawaban. Kegelapan tidak dapat mengalahkan cahaya sejati. Senyummu masih terukir di hatiku. Meskipun kau telah meninggalkan dunia ini Cinta akan tetap menemani kita. Tuhan, hiburlah kesedihan ini. Biarkan dia beristirahat dalam pelukanmu. Meskipun malam masih sangat panjang Cahaya sejatimu akan tetap bersinar.
2. Keadilan Anda tidak akan pernah diam.
Kegelapan meredam tangisan yang tak berdosa. Kebohongan menyembunyikan kebenaran Hatiku terasa sakit dan air mata mengalir di wajahku. Bagaimana mungkin kebaikan bisa dilukai seperti ini? Sudah berapa malam aku berseru, tetapi tak seorang pun mendengar? Begitu banyak pertanyaan yang masih belum terjawab. Aku mengangkat kepala dan bertanya pada langit. Tuhan, apakah Engkau melihat penderitaan ini? Keadilanmu tidak akan selamanya bungkam. Cintamu tak pernah tersembunyi. Meskipun air mata mengaburkan pandanganku Janji Anda tetap teguh dan benar. Saat aku takut, kaulah kekuatanku. Saat aku lemah, Engkau memelukku. Sekalipun dunia berubah setiap hari Kebenaran-Mu kekal selama-lamanya.
3. "Saat Dunia Bergelombang, Engkau Tetap Berkuasa"
Saat aku melihat dunia terbalik Hatiku dipenuhi pertanyaan dan air mata. Kebaikan sering kali diinjak-injak. Keadilan tampaknya tersembunyi. Tak peduli berapa banyak teriakan terdengar, tak seorang pun menjawab. Berapa banyak kebenaran yang ditutupi oleh kebohongan? Aku mengangkat tanganku dan berseru kepadamu. Tuhan, apakah Engkau masih di sini? Bahkan ketika dunia sedang dilanda kekacauan, Anda tetap memegang kekuasaan. Meskipun hatiku sangat sakit hingga aku merasa tak berdaya Saat aku lemah, kau memelukku. Saat aku menangis, kau menghapus air mataku. Meskipun malam masih sangat panjang Cahayamu akan tetap bersinar. Aku tetap ingin menyatakan pendirianku, meskipun diterpa angin dan hujan. Kerajaan-Mu tidak akan pernah goyah.
4. "Cintamu adalah cahaya abadi"
Kegelapan menekan diriku, dan hatiku gemetar. Air mata mengaburkan jalan di depan. Namun kau mengulurkan tangan dan memelukku erat. Katakan padaku kau belum pergi. Dunia ini penuh dengan badai. Cintamu takkan pernah padam. Seperti cahaya yang berkelap-kelip dalam kegelapan. Cahaya lembut menerangi hati yang kesepian. Cintamu adalah cahaya abadi. Bimbing aku melewati malam yang paling gelap Saat aku terjatuh, kamu membantuku berdiri. Temukan kedamaian dalam pelukan-Mu Meskipun air mata terus mengalir Kehadiranmu menenangkan jiwaku. Meskipun malam masih sangat panjang Cintamu akan bersinar selamanya.
5. Di Dalam Dirimu Aku Tak Lagi Tersesat
Kerinduan, seperti angin, telah mengaduk hatiku. Air mata mengalir, tak menemukan jalan keluar. Kehilangannya meninggalkan kekosongan di hatiku. Kesedihan mengikutiku seperti bayangan. Aku bertanya pada diriku sendiri, ke mana lagi aku bisa pergi? Hanya suara tangisan yang menemaniku di malam hari. Namun kau mengulurkan tangan dan memelukku. Katakan padaku bahwa kau selalu ada di sana. Di dalam Engkau aku tak lagi tersesat Ketenangan abadi ada dalam pelukan-Mu. Meskipun dunia ini sangat menyedihkan Kehadiranmu memberiku harapan baru. Saat aku lemah, Engkau menjadi kekuatanku. Saat aku jatuh, kau mengangkatku. Meskipun jalan di depan masih belum jelas Cahaya-Mu menuntunku maju.
6. "Kebenaran Membebaskanku"
Kebohongan berupaya menutupi kebenaran. Kegelapan ingin mencuri harapan. Keraguan di hatiku terus berhembus seperti angin. Jiwa merindukan suara yang sejati Sudah berapa kali air mata mengaburkan pandanganku? Banyak malam telah berlalu dan jawabannya tetap tak terjawab. Sampai firman-Mu masuk ke dalam hatiku Membawa terang dan menembus kegelapan Kebenaran membebaskanku Tak lagi takut akan jerat kebohongan. Kata-katamu adalah jaminan yang kuat. Cintamu membawa keberanian dan kekuatan Meskipun dunia masih dilanda kekacauan Kebenaranmu tidak akan disembunyikan. Meskipun malam masih sangat panjang Cahaya-Mu membebaskanku
7. Firman Tuhan Adalah Jaminanku
Angin dan hujan terus menerpa hatiku. Suara-suara malam membuatku takut. Dunia sedang dilanda kekacauan, seperti gelombang yang terus menerus menghantam satu sama lain. Lubuk jiwaku mulai bergetar. Berapa banyak kebohongan yang telah mencoba menipu? Begitu banyak suara yang ingin mencuri kepercayaan diri. Namun firman-Mu tetap teguh dan tidak berubah. Hal itu menjadi sumber kekuatan di hatiku. Firman Tuhan adalah perlindunganku. Kau menuntunku melewati angin dan hujan. Meskipun jalan di depan masih sangat tidak jelas. Kebenaranmu tidak akan tergoyahkan. Saat aku jatuh, kau mengangkatku. Saat aku menangis, kau menghapus air mataku. Meskipun dunia penuh dengan perubahan Firman-Mu akan selalu benar.
8. Bahkan di tengah badai, kau tetap berada di sisiku.
Angin menderu kencang dan malam terasa panjang. Jantungku berdebar dan air mata mengalir di wajahku. Saya pikir saya sendirian dan tak berdaya. Namun aku menyadari bahwa kau selalu berada di sisiku. Sudah berapa kali aku ingin menyerah? Sudah berapa kali saya terjatuh di jalan? Namun kau mengulurkan tangan dan menarikku berdiri lagi. Sampaikan pada anakku bahwa kamu tidak sendirian. Meskipun diterpa angin dan hujan, kau tetap bersamaku. Kau membimbingku saat aku lemah. Meskipun jalan di depan masih sangat sulit Pelukanmu memberiku kedamaian sejati. Meskipun kegelapan menyelimuti hatiku Cahayamu masih bersinar. Denganmu di sisiku, aku tak lagi takut. Cintamu takkan pernah pergi.